Thomas Daniels

Diterbitkan pada: 12/02/2024
Bagikan itu!
OKX Memperluas Layanan Kripto di Argentina
By Diterbitkan pada: 12/02/2024

Platform mata uang kripto OKX memperluas jangkauannya ke Argentina, menawarkan kesempatan kepada penduduk setempat untuk terlibat dalam perdagangan mata uang digital, termasuk token non-fungible (NFT). Sebuah postingan blog mengungkapkan antusiasme perusahaan dalam memperkenalkan pertukaran mata uang kripto dan dompet Web3 mereka di Argentina, yang diakui karena keterbukaannya terhadap kemajuan kripto.

Perkembangan ini mengikuti tinjauan mendalam oleh ekstensi OKX mengalami penurunan signifikan sebesar 50% pada nilai token asli mereka, OKB, yang turun menjadi $25.1. Hal ini menimbulkan tanggapan dari CEO OKX, Star Xu, mengenai penurunan nilai yang drastis.

OKX didedikasikan untuk strategi yang mengutamakan pelanggan, yang bertujuan untuk meningkatkan adopsi dengan memenuhi kebutuhan lokal tertentu. Dengan lebih dari 50 juta pengguna di seluruh dunia, OKX menyediakan layanan pertukaran kripto dan teknologi Web3 untuk pengguna individu dan institusi.

Hong Fang, Presiden OKX, mencatat meningkatnya pengaruh teknologi kripto dan blockchain di Amerika Latin, menyoroti Argentina sebagai titik awal yang penting bagi upaya ekspansi regional perusahaan.

Alejandro Estrin, country manager OKX Argentina, menekankan perlunya langkah-langkah keamanan yang kuat dan transparansi agar dapat diterima secara luas. Dia menguraikan janji OKX untuk menawarkan bukti cadangan, solusi penyimpanan berkualitas tinggi, dan kepatuhan ketat terhadap standar anti pencucian uang (AML) dan kenali pelanggan Anda (KYC).

Estrin juga membahas pembuatan platform perdagangan ramah pengguna yang dirancang untuk pasar Argentina, menampilkan beragam pilihan mata uang kripto yang banyak dicari dengan likuiditas besar. Dengan menyediakan layanan yang patuh, aman, dan dapat diakses, OKX berupaya untuk mendorong inovasi kripto yang bertanggung jawab di kalangan investor ritel dan institusi Argentina.

OKX berkomitmen untuk menjaga transparansi, menjadi salah satu bursa internasional pertama yang menerbitkan bukti cadangan bulanan, yang diautentikasi menggunakan kriptografi bukti tanpa pengetahuan (ZK).

Investigasi baru-baru ini telah menempatkan OKX di bawah pengawasan ketat karena diduga menerima ID palsu dalam proses verifikasi KYC-nya. Sebuah laporan meluncurkan layanan bernama “OnlyFake,” yang mengklaim menggunakan AI canggih untuk membuat ID palsu yang sangat realistis dari 26 negara, yang konon digunakan untuk lolos pemeriksaan KYC di beberapa bursa kripto, termasuk OKX, dan di PayPal Holdings Inc.

Selain itu, Unit Intelijen Keuangan (FIU) Korea Selatan telah meluncurkan penyelidikan terhadap OKX karena diduga menawarkan layanan tidak terdaftar kepada investor Korea Selatan. Investigasi ini dipicu oleh kekhawatiran bahwa OKX mempromosikan layanannya, seperti platform penjualan token “Jumpstart”, kepada pengguna Korea Selatan tanpa mematuhi persyaratan peraturan setempat.

Penyelidikan ini menyoroti fokus peraturan untuk memastikan kepatuhan dalam sektor kripto. Meskipun OKX tidak secara langsung menargetkan investor Korea Selatan, penyelidikan yang sedang berlangsung akan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan Korea Selatan.

Volume perdagangan OKB mengalami peningkatan 7% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan kebangkitan aktivitas pasar.

sumber