Thomas Daniels

Diterbitkan pada: 23/07/2025
Bagikan itu!
JPMorgan Memuji Penyelesaian DOJ Binance senilai $4.3 Miliar, Menggembar-gemborkan Stabilitas dan Kejelasan di Pasar Kripto
By Diterbitkan pada: 23/07/2025

JPMorgan Chase dilaporkan sedang mengevaluasi peluncuran pinjaman berbasis kripto, menandai perubahan signifikan dalam sikapnya terhadap aset digital. Menurut sumber Financial Times, bank tersebut mempertimbangkan untuk memberikan pinjaman dengan aset seperti Bitcoin ($119,015) dan Ether ($3,696), kemungkinan pada tahun 2026—meskipun rencana tersebut masih bersifat sementara.

Perkembangan ini sejalan dengan perubahan strategis JPMorgan baru-baru ini menuju stablecoin. Dalam panggilan pendapatan pada 15 Juli, CEO Jamie Dimon mengonfirmasi niat bank untuk berpartisipasi dalam pasar stablecoin, menegaskan perlunya untuk "memahaminya" dan "menguasainya." Hal ini menempatkan JPMorgan sejajar dengan perusahaan sejenis seperti Citigroup, yang, di bawah CEO Jane Fraser, baru-baru ini mengumumkan rencana penerbitan stablecoin untuk sistem pembayaran.

Perkembangan nada bicara Dimon patut diperhatikan. Sebelumnya, ia mengkritik Bitcoin sebagai "penipuan" (2017), "penipuan" (2018), dan kemudian menolak aset digital sebagai "skema Ponzi terdesentralisasi" pada tahun 2022, namun tetap mendukung aplikasi blockchain dan DeFi. Namun, FT mencatat retorika Dimon sebelumnya mungkin telah mengasingkan klien yang berbasis kripto. Baru-baru ini, ia mengambil sikap yang lebih lunak, dengan menyatakan, "Saya rasa Anda tidak boleh merokok, tetapi saya membela hak Anda untuk merokok. Saya membela hak Anda untuk membeli Bitcoin," dan menegaskan bahwa JPMorgan akan mengizinkan pembelian Bitcoin oleh klien—meskipun tanpa hak asuh.