Thomas Daniels

Diterbitkan pada: 02/09/2025
Bagikan itu!
Gemini merencanakan ekspansi Asia-Pasifik sebagai bagian dari 'gelombang pertumbuhan berikutnya untuk crypto'
By Diterbitkan pada: 02/09/2025

Gemini, bursa mata uang kripto yang didirikan oleh Cameron dan Tyler Winklevoss, telah resmi mengajukan penawaran umum perdana (IPO) dengan target meraup dana hingga $317 juta. Perusahaan mengungkapkan rencana tersebut dalam Formulir S-1 yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), memposisikan dirinya sebagai "perusahaan yang sedang berkembang pesat" berdasarkan hukum sekuritas federal.

Pengajuan tersebut menguraikan penerbitan 16.67 juta lembar saham biasa Kelas A, yang diperkirakan akan dihargai antara $17 dan $19 per lembar. Jika saham terjual penuh, IPO Gemini dapat bernilai sekitar $2.22 miliar, menurut Reuters. Saham akan dicatatkan di Nasdaq Global Select Market dengan kode saham GEMI.

Penjamin Emisi Utama Wall Street Bergabung

Penawaran ini didukung oleh lembaga keuangan terkemuka. Goldman Sachs, Citigroup, Morgan Stanley, dan Cantor akan bertindak sebagai penjamin emisi utama (lead bookrunners). Peserta lainnya termasuk Evercore ISI, Mizuho, ​​Truist Securities, Cohen & Company Capital Markets, Keefe, Bruyette & Woods, Needham & Company, Rosenblatt, dan Stifel. Co-manager seperti Academy Securities, AmeriVet Securities, dan Roberts & Ryan juga akan mendukung transaksi ini.

Para penjamin emisi memiliki opsi 30 hari untuk membeli hingga 2.4 juta saham tambahan dan 103,652 saham biasa Kelas A pada harga IPO, tidak termasuk diskon dan komisi. Namun, Gemini menekankan bahwa mereka tidak akan menerima hasil dari saham yang dijual oleh pemegang saham yang ada.

Status Perusahaan Pertumbuhan yang Berkembang

Gemini menyoroti kualifikasinya sebagai perusahaan pertumbuhan yang sedang berkembang, sebuah sebutan berdasarkan Undang-Undang Sekuritas tahun 1933. Status ini memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan persyaratan pengungkapan yang lebih rendah, termasuk penyampaian laporan keuangan yang telah diaudit selama dua tahun saja dan penghapusan rincian kompensasi eksekutif.

Pertukaran itu menyatakan:

“Kami memenuhi syarat sebagai 'perusahaan pertumbuhan yang sedang berkembang' sebagaimana didefinisikan dalam Bagian 2(a)(19) Undang-Undang Sekuritas tahun 1933. Oleh karena itu, kami bermaksud untuk mengandalkan pengecualian dari persyaratan pengungkapan tertentu yang berlaku untuk perusahaan lain.”

Garis Waktu dan Konteks

Pengajuan publik ini menyusul pendaftaran draf rahasia Gemini pada bulan Juni, sebuah langkah yang memungkinkan perusahaan untuk merahasiakan detail keuangan sensitif selama peninjauan awal regulasi. Pengumuman ini muncul tak lama setelah Circle, penerbit stablecoin USDC, mulai diperdagangkan di Bursa Efek New York pada 5 Juni.

IPO Gemini menandai langkah signifikan lainnya dalam upaya yang lebih luas oleh perusahaan mata uang kripto untuk mendapatkan daya tarik di pasar modal AS, menandakan meningkatnya minat investor meskipun kondisi sektor sedang bergejolak.