Thomas Daniels

Diterbitkan pada: 05/08/2025
Bagikan itu!
ETF Bitcoin Menyaksikan Arus Masuk $1 Miliar Saat BTC Melonjak di Atas $102 Ribu
By Diterbitkan pada: 05/08/2025

Bitcoin melanjutkan rebound-nya setelah penutupan gap berjangka CME akhir pekan lalu, naik menuju level resistensi $116,000—zona likuiditas kritis yang diincar oleh para pelaku pasar. Analisis teknikal menunjukkan bahwa pergerakan berkelanjutan di atas $115,850 kemungkinan akan memvalidasi area $112,000 sebagai support sementara. Jika tekanan ke bawah berlanjut, pergerakan menuju $110,500 dapat memicu pantulan korektif, asalkan level tertinggi sepanjang masa sebelumnya di sekitar $110,000 bertahan.

Komentar pasar dari para ahli strategi teknis menekankan relevansi dinamika kesenjangan CME dan konsentrasi likuiditas buku pesanan. Dengan minat terbuka (open interest) pada kontrak berjangka Bitcoin mencapai level terendah sejak pertengahan Juli, para analis di QCP Capital menafsirkan penurunan baru-baru ini sebagai luapan leverage yang konstruktif, alih-alih kapitulasi yang lebih luas. Secara historis, guncangan semacam itu telah mendahului fase akumulasi baru—terutama ketika kondisi struktural dan makroekonomi tetap kondusif.

Di sisi institusional, dana yang diperdagangkan di bursa Bitcoin yang terdaftar di AS mengalami arus keluar bersih sebesar $812 juta Jumat lalu, menandai penarikan terbesar kedua dalam satu hari yang pernah tercatat. Total aset yang dikelola di seluruh ETF ini turun menjadi sekitar $146.5 miliar, setara dengan sekitar 6.5% dari kapitalisasi pasar Bitcoin. FBTC dari Fidelity dan ARKB dari ARK menyumbang sebagian besar pencairan, sementara IBIT dari BlackRock mengalami arus keluar yang minimal, menandakan perilaku investor yang berbeda di antara berbagai produk.

Meskipun terjadi penarikan dana, volume perdagangan tetap tinggi, dengan total omzet melebihi $6.1 miliar. Tingkat aktivitas ini menunjukkan bahwa keterlibatan institusional belum berkurang secara signifikan dan mungkin akan kembali menjadi arus masuk bersih seiring pulihnya kepercayaan pasar.

Ke depannya, arus masuk bersih ke ETF unggulan seperti IBIT dan FBTC akan menjadi barometer penting sentimen institusional. Indikator pendukung seperti penyempitan kemiringan volatilitas tersirat dan stabilisasi open interest akan memperkuat pergeseran kembali ke posisi bullish.