
Yayasan Avalanche dilaporkan bermaksud mengumpulkan $1 miliar untuk mendirikan dua entitas perbendaharaan aset digital yang berbasis di AS, sebuah langkah yang dirancang untuk memperdalam keterlibatan kelembagaan dengan token aslinya, AVAX.
Menurut sumber yang dikutip oleh Financial TimesLembaga nirlaba ini saat ini sedang dalam diskusi lanjutan dengan para investor untuk memfasilitasi peluncuran perusahaan perbendaharaan aset digital dan mengubah entitas yang ada menjadi wahana akumulasi AVAX jangka panjang. Kedua struktur tersebut akan berfungsi serupa dengan perbendaharaan perusahaan tradisional, tetapi berfokus secara eksklusif pada aset kripto.
AVAX Akan Dijual dengan Harga Diskon
Sebagai bagian dari strategi ini, Avalanche Foundation berencana menjual jutaan token AVAX dari kasnya dengan harga diskon, memberikan kedua platform tersebut saham yang signifikan dalam pertumbuhan jangka panjang jaringan. Berdasarkan valuasi saat ini, usulan penggalangan dana sebesar $1 miliar ini dapat mewakili pembelian sekitar 34.7 juta token AVAX, setara dengan sekitar 8% dari pasokan yang beredar.
Total pasokan maksimum AVAX dibatasi pada 720 juta token, dengan 422.3 juta yang saat ini beredar, menurut data dari CoinGecko.
Penggalangan Modal Dua Bagian yang Dipimpin oleh Perusahaan Kripto Besar
Penggalangan dana sebesar $1 miliar terstruktur melalui dua transaksi utama:
- Penempatan saham privat senilai $500 juta yang dipimpin oleh Hivemind Capital, melibatkan perusahaan yang terdaftar di Nasdaq. Kesepakatan ini dilaporkan hampir selesai pada akhir bulan ini. Mantan Direktur Komunikasi Gedung Putih dan pendiri SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, dikabarkan akan menjadi penasihat dalam transaksi ini.
- Penggalangan dana kedua sebesar $500 juta melalui kendaraan akuisisi tujuan khusus (SPAC), yang dikoordinasikan dengan Dragonfly Capital, diharapkan akan selesai pada bulan Oktober, sambil menunggu persetujuan regulator dan investor.
Kedua perusahaan siap menerima token AVAX dengan harga di bawah pasar, memposisikan mereka sebagai pemegang strategis dalam ekosistem Avalanche.
Pergeseran Strategis yang Lebih Luas Menuju Kelembagaan
Langkah ini menandakan pergeseran yang disengaja menuju infrastruktur kripto institusional. Dengan menempatkan AVAX dalam perbendaharaan bergaya korporat, yayasan ini berupaya meniru strategi yang diterapkan perusahaan-perusahaan seperti MicroStrategy dalam adopsi Bitcoin, meskipun dengan fokus berbasis blockchain.
Inisiatif ini juga bertepatan dengan meningkatnya momentum seputar produk investasi berbasis Avalanche. Pada bulan Agustus, Grayscale Investments mengajukan permohonan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan ETF Avalanche spot, yang menggarisbawahi meningkatnya permintaan institusional untuk eksposur AVAX.
Reaksi Pasar dan Konteks Historis
AVAX saat ini diperdagangkan di kisaran $28.80, mencerminkan kenaikan 16% selama tujuh hari terakhir. Meskipun masih jauh di bawah level tertinggi sepanjang masa di $135 yang dicapai pada November 2021, perkembangan terbaru menunjukkan peningkatan kepercayaan investor terhadap arah jangka panjang Avalanche.
Diluncurkan pada September 2020 oleh Ava Labs, blockchain Avalanche telah berkembang menjadi platform terkemuka untuk aplikasi terdesentralisasi dan kontrak pintar. Ekosistemnya kini memposisikan diri sebagai lapisan infrastruktur penting bagi keuangan kripto institusional.







